Jumat, 16 November 2012

Trik Jitu Menghindari Karat Pada Mobil Saat Musim Hujan



Trik Jitu Menghindari Karat Pada Mobil Saat Musim Hujan | Saat mobil baru keluar dari pabrik perusahaan mobil sudah melapisinya dengan anti karat namun yang namanya perawatan mobil tetap perlu anda lakukan agar mobil anda tidak cepat berkarat, berikut ada beberapa tips mencegah kerat pada mobil saat musim hujan:


1. Segera tutup luka di bodi mobil.
Bila Anda menemukan ada luka di bagian bodi, misalnya penyok atau tergores sehingga menyebabkan cat mengelupas, segera tutup luka tersebut. Caranya, gunakan cat khusus yang banyak dijual di toko cat mobil. Namun sebelum menambalnya dengan cat bersihkan dulu dengan bensin atau spiritus agar bakteri karat tak berkembang biak di bawah permukaan cat

2. Segera cuci mobil setelah kehujanan.
Langkah lain untuk mencegah terjadinya karat adalah mencuci mobil setelah mobil terguyur hujan di jalanan. Upayakan menggunakan sampo khusus mobil dengan tingkat pH rendah. Bilas hingga bersih dan kemudian keringkan dengan lap bersih. Jangan lupa untuk mencuci bagian dalam dari spakboard dan kolong mobil. Jangan sesekali menunda pencucian mobil. Meski hanya satu hari, bakteri karat sudah mulai muncul di bagian mobil yang luka. Minimal akan timbul jamur air di seluruh permukaan bodi

3. Hindari parkir di tempat yang lembap.
Bila mobil Anda mengalami luka pada bagian-bagian yang berbahan dari logam, sebaiknya hindari parkir di tempat yang lembap. Unsur air di udara yang seperti itu akan sangat mudah menjadi media bagi tumbuh kembangnya bakteri karat.

4. Gunakan pelindung karat.
Pada bagian-bagian tertentu dari mobil yang kerap terkena air atau kotoran, sebaiknya dilapisi kembali dengan cairan antikarat. Memang, setiap pabrikan mobil telah melapisi mobil dengan antikarat pada saat stamping atau pencetakan bodi mobil. Namun daya tahan lapisan antikarat tersebut terbatas atau menurun seiring dengan usia mobil. Anda juga bisa melakukannya sendiri melapisi bagian-bagian dari mobil dengan cairan antikarat yang banyak dijual di pasaran. Harganya pun cukup murah, dimulai dari Rp 150-500 ribu.

5. Periksa karet lis mobil.
Selain di bagian bodi yang luka atau tergores, karat pada mobil juga kerap muncul di bagian-bagian yang luput dari perhatian. Hal itu terjadi karena rembesan air di sela-sela kaca pintu karena karet lis yang tak tertutup rapat. Karena itu periksa karet lis sebelum hujan mengguyur bumi saban hari. Begitu pula dengan karet balon yang ada di daun pintu bagian dalam. Bila tidak rapat, air hujan bisa masuk dan merembes ke dek mobil. Air yang tak berada di dek itu berpotensi memicu timbulnya karat.

6. Gunakan aksesoris pencegah karat.
Pasanglah berbagai macam aksesoris untuk mencegah karat, misalnya penahan lumpur atau mud guard pada spakboard. Pasang karpet dek mobil dari bahan plastik. Karpet dari plastik akan mencegah air yang terbawa ke kabin di saat penumpang atau pengemudi masuk ke mobil setelah di luar menginjak genangan air merembes ke dek. Bila itu terjadi, timbulnya karat hanya menunggu waktu.

Demikian tipsnya semoga bermanfaat untuk anda dalam merawat mobil anda agar tidak berkarat.