Selasa, 28 Agustus 2012

Di Jual Katana atas nama sendiri yang Siap Pakai dengan harga bisa nego

Berawal menikah dengan seorang bunga desa, orang yang qona,ah, pokoknya dia wanita yang perfect untuk di jadikan seorang istri yang ideal, yang di idam-idamkan oleh semua lelaki yang waras :)
setiap ada kesempatan libur kerja, aku mengajak istri untuk silaturahim ketempat orang tuanya, yang berada di pedalaman, menggunakan sepeda motor roda dua, yang jarak tempuh waktu itu adalah 4 jam.. dengan medan jalan yang cocok untuk offroad.

Memasuki 3 tahun kami bersama dengan status halal, kami sudah di karuniai 3 orang anak (1 meninggal karena infeksi tali pusat). dengan bertambahnya beban, tentu frekuensi untuk silaturahim ke mertuapun aku kurangi, sejak itu lebih dari dua tahun sudah tidak pernah menjenguk orang tua si bunga desa, dengan alasan quota bagasi melebihi batas. akhirnya aku berfikir untuk mencari mobil walaupun baru dalam hayalan, karena pada dasarnya aku tidak memiliki uang, jangankan nabung, untuk memenuhi kebutuhan satu bulan terkadang masih ngutang.

Akhirnya aku punya ide yang cemerlang :) yaitu menjual rumah, dengan hayalan dan harapan hasil penjualan rumah dapat membeli mobil sekaligus membangun rumah baru yang lebih luas dari sebelumnya..he..he.. (menghayal). rumahkupun terjual dengan harga 70 jt, tapi di bayar DP 30 jt, sisanya di cicil 500 rb (tanpa bunga : itu haram) sampai batas waktu yang tidak ditentukan. aku pun ngungsi ke tempat ibuku.

selanjutnya uang 30 jt aku gunakan untuk melunasi utang ibuku yang terlilit oleh rentenir yang dilindungi undang-undang (BANK) sebanyak 6 jt. uangpun tersisa 26 jt. sisa uang ini aku manfaatkan membangun rumah dengan ukuran 13 m x 10 m (he..he.. besar kan, sesuai dengan hayalan). ternyata uang 26 jt hanya mampu membangun dari pondasi sampai dinding saja, sedangkan atap, pintu dan jendela belum ada. Qodarulloh ibuku menjual tanah seharga 15 jt, dan uang itupun diperbantukan untuk menyelesaikan pembangunan rumah... Akhirnya rumahpun jadi dengan kondisi siap huni. setelah rumah jadi saatnya untuk memikirkan beli mobil, dengan sumber dana hasil dari cicilan penjualan rumah... tapi ternyata setiap cicilan lansung lenyap tanpa tersisa.

Suatu ketika aku iseng-iseng nanya ke teman "ada yang mau jual mobil ga?" eh ternyata ada dan langsung di hubungkan dengan si penjual, berupa satu set mobil katana tahun 86. padahal uang tidak ada (hi..hi..). kejadian penawaran mobil ini aku ceritakan kepada yang beli rumah aku dulu. eh ternyata Alhamdulillah... dia mau melunasi sisa cicilan rumah dengan kontan... nah uang inilah yang kupakai untuk beli mobil katana tersebut.. akhirnya hayalan dan harapankupun terwujud...(punya rumah lebih besar dan sebuah mobil).

Setelah satu tahun berjalan dengan mobil katana, ternyata kebutuhan transportasi tetap mengalami kekurangan karena mobil katana muatannya cukup 4 atau 5 orang. sedangkan keluargaku ada 7 sampai 8 orang termasuk orang tua. belum lagi di tambah mertua klo mau ikut.

Akhirnya aku berinisiatif  menjual mobil KATANA ini dengan harapan dapat membeli mobil yang muatannya agak banyak.. seperti mobil kijang (harapanku sih..)

Makanya bagi para browser yang berminat atau tertarik kepingin memiliki mobil berjenis KATANA, saya tawarkan sejak saat ini yaitu tanggal 24 Agustus 2012 (wah kaya pelajaran sejarah) seharga    Rp.42.500.000, Rp.38.000.000,- (jangan terkejut ya...)  boleh nego... semampu anda yang anda miliki dan tentunya sesuai dengan kebutuhan saya, he..he.. untuk gambarnya di bawah ini...





 

mudah-mudahan kali ini keinginanku terwujud... (sebenarnya gak kepingin banyak keinginan sih)  tapii.....
Untuk Info lebih lanjut silahkan komen atau kirim Email : payz0@ymail.com (no hp akan di kirim via email)